Ahi Tuna Sambal Matah, Tempe & Scrambled Eggs

Weekend adalah waktu buat masak yang rada fancy — sedikit ribet tapi cakep. Pilihan jatuh ke bahan baku utama ikan tuna fillet.

Menu ini dipercaya (oleh saya dan yang mau percaya aja) mengandung protein tinggi — ya iyalah kan bahan bakunya emang ikan, tempe dan telor.

Buat yang lagi diet keto, ini juga cocok, soalnya bisa dikatakan ngga ada karbohidratnya sama sekali. Yang diet lemak dan anti goreng-gorengan juga oke juga, soalnya penggunaan minyak minimalis sekali.

Ahi Tuna Sambal Matah + Scrambled Eggs & Grilled Tempe

Menu tanpa karbo yang lumayan sehat soalnya ngga pake goreng-gorengan. Cocok juga buat yang lagi diet keto.

Course Main Course
Cuisine Fusion
Keyword ahi tuna, ketogenik, nocarbs, tempe
Prep Time 10 minutes
Cook Time 25 minutes
Total Time 35 minutes
Servings 2 people

Ingredients

Ahi Tuna

  • 2 potong fillet tuna
  • 50 gram wijen / sesame
  • 1/4 sdt garam
  • 1 sdm minyak sawit/sunflower

Grilled Tempe

  • 1/2 papan tempe potong memanjang
  • 1 sdm olive oil
  • 1/4 sdt garam
  • 1/4 sdt merica hitam

Scrambled Eggs

  • 3 butir telor ayam
  • 2 sdm susu full cream
  • 1/2 ikat kucai
  • 10 gram butter unsalted
  • garam secukupnya

Sambal Matah

  • 1 butir tomat
  • 3 siung bawang merah
  • 3 butir cabe rawit merah
  • 1 batang serai
  • 2 lembar daun jeruk
  • 5 lembar daun cilantro
  • garam sedikit saja
  • 2 sdm coconut oil/minyak kelapa

Instructions

Grilled Tempe

  1. Potong-potong tempe memanjang seukuran 1 1/2-2cm, lalu lumuri dengan olive oil, garam dan merica.

  2. Masukkan ke dalam oven dengan suhu 200ºC selama 10 menit. Keluarkan dan letakkan di piring. Sembari menunggu, paralel dengan masak yang lain ya.

Scrambled Eggs

  1. Kocok telor hingga berbuih, lalu masukkan garam, susu fullcream, dan kucai.


  2. Potong kecil-kecil butter (jadi seukuran 2mm), dan masukkan kedalam adonan telor hingga merata. Fungsinya butter disini adalah memberi efek smooth pada scrambled egg agar tidak terlalu padat, tapi juga tidak gooey. 

    Karena harus rata pada saat meleleh, makanya harus dipotong kecil-kecil terlebih dahulu. 

  3. Panaskan wajan teflon, lalu masukkan adonan telor. Tunggu agak mengeras kira-kira 30 detik, dan mulailah aduk sesekali dengan spatula kayu.

  4. Jika sudah tidak ada lagi adonan yang masih cair, angkat dan sajikan di piring bersama tempe.

Ahi Tuna

  1. Panaskan minyak di wajan teflon

  2. Alih-alih menggunakan tepung, gunakan wijen untuk menutup seluruh permukaan tuna. Pastikan tuna sudah dalam suhu ruangan, atau chill. Jika membeli dalam kondisi beku, pastikan sudah di-thaw terlebih dahulu.

  3. Masukkan Tuna ke dalam wajan. Awas — jangan tergoda buat membolak-balik terlalu cepat. Biarkan saja selama kira kira 3 menit. Perhatikan perubahan warna dari merah tua menjadi merah muda.

    Jika dibalik terlalu cepat, bakalan ambyar dan mungkin malah lengket

  4. Baliklah tuna — setelah 3 menit kira-kira wijen akan menempel kuat di permukaan tuna. Angkat 3 menit kemudian.

  5. Biarkan tuna yang sudah matang ini, jangan langsung dipotong. Tunggu selama 5-10 menit karena proses pematangan masih terjadi didalam potongan tuna. Kalau dipotong terlalu cepat, maka bagian dalam bakalan masih berair.

Sambal Matah

  1. Potong kecil-kecil tomat, dan rajang semua bahan yang lainnya.

    Campur jadi satu, dan campurkan minyak kelapa. Taburi sedikit garam. Ini adalah sambal paling simpel bikinnya, tapi lezat rasanya.

Finale

  1. Potong tuna, dan tatalah semuanya ke dalam piring.

    Btw, itu tuna yang saya masak kematengan huhuhu — harusnya masih sedikit raw dan berwarna merah tua di tengahnya. Lesson learned = jangan ditinggal-tinggal kalo pas lagi panfrying tuna.

Hit enter to search or ESC to close