5 Makanan Hybrid hasil merger yang sebaiknya kamu tau

1. Frushi = Fruit + Sushi


Pertama kali muncul di kalangan vegan dan pecinta buah, ini adalah hasil merger antara buah-buahan dengan penyajian sushi a la Jepang.

Frushi menggunakan buah segar yang diiris tipis, diatas nasi pulen. Ukurannya menggunakan pakem sushi pada umumnya, yaitu bite-size, atau sekali hap. I’m not a fan though :/

2. Tomazzo = Pizza + Bagel


Ya, ini adalah perpaduan antara bagel dengan pizza. Populer pertama kali di Colorado, USA. Kalau biasanya pizza tidak lazim untuk sarapan, sedangkan bagel cocok digigit bergantian dengan kopi — tampaknya Tomazzo bisa jadi alasan pecinta pizza buat bisa makan Pizza sambil sarapan.

Prinsipnya sederhana saja, bagel polos dicelup ke saus tomat ala pizza, ditambah mozarella lalu dipanggang di oven kira-kira 5 menit. Jadilah bagel rasa pizza yang meleleh lumer di mulut. Yha.

3. Cronut = Croissant + Donut


Cronut diperkenalkan pertama kali oleh seorang baker bernama Dominique Ansel di toko kuenya yang bernama Ansel Bakery di kawasan elit SOHO, New York, bulan Juli tahun 2013. Malam pertama diperkenalkan, makanan ini langsung viral di media sosial, dan paginya ratusan orang antri buat mencoba.

Tak lama kemudian banyak bakery di seluruh dunia, termasuk juga di Indonesia yang ikutan bikin dan jualan Cronut ini.

Cara bikinnya mengikuti prinsip membuat croissant, yang memiliki banyak layer renyah, hanya saja dibentuk bulat bolong seperti donat. Layaknya Croissant, enaknya makanan ini terutama ditentukan oleh faktor kualitas butter yang dipakai.

4. Burgamen = Burger + Ramen


Lebih populer dengan sebutan Ramen Burger saja, tapi saya lebih suka menyebutnya Burgamen. Pertama kali muncul di Brooklyn oleh Keizo Shimamato — seorang Chef dan blogger yang pertama kali menjualnya di Flea Market Smorgsburg di Williamsburg tahun 2013.

Alih-alih menggunakan roti bun sebagai alas dan atap dari burger, Shimamoto menggunakan mie instan yang dimasak, dicetak lalu dimasak dengan metode pan-fried sebagai gantinya. Kombinasi gurih micin dalam mie instan berpadu dengan patty gurih dan keju yang meleleh — apalagi jika ditambahkan telor ceplok setengah matang aka sunny side. Paripurna.

5. Sushizza = Sushi + Pizza


Mungkin beberapa orang menyebutnya jenius, tapi bagi saya ini adalah penistaan kuliner sesungguhnya. Kaum penyuka Sushizza — entah bagaimana ceritanya — ingin menyajikan sushi ala pizza.

Secara komposisi dan cara pembuatan, ini sebenarnya hanya sushi yang dibentuk segitiga seperti pizza. Tidak juga dipanggang — dan bahkan dough yang selayaknya di pizza ini adalah sebenarnya nasi yang digelar diatas lembaran nori atau rumput laut. Terlihat cantik sih, tapi tidak terimakasih.

Hit enter to search or ESC to close